Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Minum Melalui Penerapan GCG
altUndang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan bahwa Tata kelola perusahaan yang baik/Good Corporate Governance (GCG) merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik daerah (BUMD). Untuk itu, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)  yang memiliki peran strategis dalam penyediaan air minum untuk masyarakat, PDAM harus dikelola secara profesional dan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Dalam rangka mengevaluasi penerapan GCG pada PDAM yang telah dilaksanakan sejak tahun 2013, Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) menyelenggarakan Workshop Evaluasi Penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada PDAM di  Hotel Mercure, Banjarmasin pada tanggal 24-25 Agustus 2017.  Workshop dibuka oleh  Plt. Anggota BPPSPAM unsur Pemerintah, Ir. M. Aulawi Dzin Nun, Msc dan dihadiri oleh Direktur  Pengawasan BUMD, Deputi Akuntansi Negara, BPKP, Juliver Sinaga, SE, Ak, MM; Kepala Seksi Wilayah I, Subdit BUMD Air Minum, Air Limbah dan Sanitasi Kemendagri Rikie, SSTP, MSi; Ketua Komisi Kepatuhan Internal PDAM Banjarmasin,  Ir. Goklas Sinaga dan Praktisi GCG, Arzul Andaliza MBA  sebagai narasumber. Hadir juga Kabag Dukungan Teknis, Ir. Emah Sudjimah,MT, dan staf Teknis Bagian Dukungan Teknis BPPSPAM serta perwakilan dari 9 PDAM dan Dewan Pengawas PDAM dari PAM Jaya, Kabupaten Badung, Kota Balikapapan, Intan Banjar, Kota Gorontalo, Banjarmasin, Tanah Bumbu, Barito Kuala, dan Lombok Timur.

Dalam pembukaannya, Ir. M. Aulawi Dzin Nun Msc menyampaikan GCG merupakan proses dan struktur yang digunakan oleh organ perusahaan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemilik perusahaan dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan stakeholder lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika.

Direktur  Pengawasan BUMD, Deputi Akuntansi Negara, BPKP, Juliver Sinaga, SE, Ak, MM menjelaskan bahwa ada 3 pilar utama yang harus dilaksanakan dalam penerapan GCG yaitu Pertama ,Tata Kelola Perusahaan yaitu bagaimana  melaksanakan amanah dengan baik dari proses perencanaan, pelaksanaan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pihak yang berkepentingan. Kedua,  Risk Management yaitu mengelola atau mengantisipasi segala potensi kejadian yang dapat mengakibatkan kerugikan perusahaan dan Ketiga, Internal Control yaitu sistem yang dibangun oleh perusahaan agar semua kegiatan berjalan sesuai harapan. Misalnya setiap pembayaran harus melalui prosedur verifikasi yang ketat.

altMengingat GCG adalah sebuah sistem yang saling berkaitan maka semua pihak yang terlibat harus saling bahu membahu untuk mewujudkannya, sebab tanpa keterlibatan semua pihak maka dapat dipastikan penerapan GCG tidak dapat berjalan secara maksimal. Dan agar GCG dapat berjalan secara baik, maka BUMD dapat menerapkannya secara bertahap dimulai dari hal-hal yang dibutuhkan dan bentuknya sederhana, salah satunya adalah menerapkan keterbukaan terhadap semua informasi  organisasi yang bersifat publik.

Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah I, Subdit BUMD Air Minum, Air Limbah dan Sanitasi Kemendagri Rikie, SSTP, MSi menyampaikan bahwa berdasarkan Pasal 331 UU Nomor 23 Tahun 2014, tujuan dibentuknya BUMD adalah    memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah pada umumnya,  menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik dan potensi daerah yang bersangkutan berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik dan memperoleh laba dan/atau keuntungan.

Untuk itu dalam rangka memperkuat kedudukan BUMD, pemerintah tengah mempersiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) BUMD yang salah satu isinya mengatur mengenai pembagian kewenangan antara DPRD, Kepala Daerah dan Direksi serta Dewan Pengawas BUMD. Dalam RPP BUMD juga akan diatur mengenai tata kelola perusahaan yang baik pada BUMD. Dengan dilaksanakannya workshop Evaluasi GCG ini, diharapkan PDAM  dapat meningkatkan penerapan jumlah unsur GCG  untuk memperbaiki kinerjanya dan dapat meningkatan kualitas pelayanan kepada para pelanggannya. (el/elz)


 

GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini4110
mod_vvisit_counterKemarin4296
mod_vvisit_counterMinggu ini26222
mod_vvisit_counterMinggu lalu31947
mod_vvisit_counterBulan ini103249
mod_vvisit_counterBulan lalu135361
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung3720847

Pengunjung Online : 72
IP anda : 54.224.158.232
,
2017-09-23 22:03