Uji Kelayakan Investasi Air Minum Melaui Pra FS
altDalam membangun sebuah proyek infrastruktur SPAM  perlu dilakukan  kajian Pra Studi Kelayakan untuk menilai kelayakan  KPBU.  Untuk meningkatkan kapasitas SDM PDAM dalam menilai kelayakan investasi infrastruktur air minum, BPPSPAM menyelenggarakan Workshop Tata Cara Penyiapan dan Penilaian Kelayakan Pra-FS Kerjasama Penyelenggaraan SPAM di Hotel Paragon Kota Surakarta 23-26 Agustus 2017.

Drs.  Effendi Mansur CES menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri PPN/Bappenas Nomor 4 Tahun 2015, Kajian Awal Pra Studi Kelayakan/Pra Feasibility Study (Pra FS)  meliputi kajian hukum dan kelembagaan,  kajian teknis, kajian ekonomi dan komersial, kajian lingkungan dan sosial, kajian bentuk kerjasama dalam penyediaan infrastruktur, kajian risiko, kajian kebutuhan dukungan pemerintah dan/atau jaminan Pemerintah, dan  kajian mengenai hal-hal yang perlu ditindaklanjuti.
 
 
 
Dari kajian-kajian yang disyaratkan dalam Pra FS, kajian hukum dan kelembagaan merupakan syarat yang sangat penting karena bertujuan untuk  menilai kelayakan apakah rencana kerjasama yang akan dilakukan sah secara hukum, dan agar nantinya tidak ada pernyataan atau pendapat yang menyatakan bahwa kerjasama yang bersangkutan dinyatakan batal demi hukum akibat dari dilanggarnya satu atau beberapa peraturan perundang-undangan terkait.

 

 

Dalam melakukan kajian perundang-undangan,  perencana proyek kerjasama investasi penyeleggaraan SPAM,  hendaknya melakukan identifikasi secara rinci semua peraturan perundangan terkait SPAM dan menuliskan pasal per pasal yang sesuai untuk dilakukan analisis, sehingga dapat memberikan saran/rekomendasi yang tepat.

 
 

Dalam melakukan analisa kelembagaan proyek,  perencana proyek harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut yaitu Pertama, memastikan kewenangan Direksi Badan Usaha Milik Negara/Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD) sebagai PJPK; Kedua melakukan pemetaan pemangku kepentingan dengan menentukan peran dan tanggung jawab lembaga berkaitan dalam pelaksanaan KPBU; Ketiga, menentukan peran dan tanggung jawab Tim KPBU berkaitan dengan kegiatan penyiapan kajian awal Prastudi Kelayakan dan penyelesaian kajian akhir Prastudi Kelayakan, serta menentukan sistem pelaporan Tim KPBU kepada PJPK; dan  Keempat,  menentukan dan menyiapkan perangkat regulasi kelembagaan dan menentukan kerangka acuan pengambilan keputusan.

Sementara itu Ir. Budi Sutjahyo MT, mengatakan bahwa tujuan analisis teknis adalah  menetapkan standar kinerja teknis operasional  yang diperlukan dengan mempertimbangkan berbagai alternatif tapak,  besaran proyek, kualitas, teknologi dan waktu pelaksanaan; menetapkan kapasitas keluaran dan standar operasional yang dibutuhkan, serta menyiapkan rancangan awal yang layak secara teknis; mengidentifikasi dan menilai Barang Milik Negara dan/atau Daerah (BUMN/BUMD) yang dibutuhkan dan menyiapkan daftar BMN/BMD yang akan digunakan untuk pelaksanaan KPBU; dan mengidentifikasi ketersediaan pasokan sumber daya untuk keberlangsungan KPBU.

 

altAdapun daftar kajian teknis pembangunan SPAM meliputi Kajian Penyediaan Air Minum Eksisting, .Kajian Kebutuhan Air, Kajian Unit Air Baku, Kajian Unit Transmisi, Kajian Unit Produksi, Kajian Unit Distribusi, Kajian Unit Pelayanan dan Spesifikasi Keluaran.

Selain membahas kajian teknis dan kelembagaan,  dalam workshop peserta juga diberi pemahaman dan latihan mengenai kajian ekonomi dan finansial serta kajian lain terkait kerjasama investasi penyelenggaraan SPAM.  Workshop ditutup oleh Ir.  Setio Djuwono yang berpesan kepada PDAM untuk menjaga ketersediaan air baku yang dimiliki di daerah dengan menjaga kelestarian lingkungan di sekitar area air baku sehingga dapat terus dimanfaatkan keberlanjutannya untuk memberi pelayanan air minum kepada masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari PDAM Kabupaten Kendal, PDAM Kota Balikpapan, PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), PDAM Kabupaten Subang, Perum Jasa Tirta 2, PDAM Kabupaten Serang,  PDAM Kota Semarang, PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan dan Direktorat Pengembangan SPAM Dirjen Cipta Karya. (el/Irn)

 

GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini4112
mod_vvisit_counterKemarin4296
mod_vvisit_counterMinggu ini26224
mod_vvisit_counterMinggu lalu31947
mod_vvisit_counterBulan ini103251
mod_vvisit_counterBulan lalu135361
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung3720849

Pengunjung Online : 73
IP anda : 54.224.158.232
,
2017-09-23 22:04