PDAM Keluhkan Pencemaran Bengawan Solo
KOTA – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amerta Kabupaten Blora mengeluhkan seringnya pencemaran air di Bengawan Solo. Hampir setiap pekan pencemaran terjadi. Bahkan, bisa sampai tiga kali dalam seminggu.

Akibatnya, PDAM harus menambah kaporit lebih banyak. Biasanya hanya diberi 20 hingga 25 kg kaporit, saat ada pencemaran bisa mencapai 30-40 kg kaporit dalam sehari. Selain itu, operator PDAM juga harus terus stand by.

Kepala Cabang PDAM Cepu Muhammad Ali mengatakan, beberapa hari ini kondisi air Bengawan Solo memerah. Hal ini disebabkan pembuangan limbah dari industri di wilayah Soloraya. ”Minggu ini sudah tiga kali terjadi. Warnanya merah sekali,” katanya.

Dia mengaku, pencemaran itu tidak menentu waktunya. Terkadang malam, pagi, atau siang. Untuk itu, pihaknya harus terus stand by dan memantau kondisi air Bengawan Solo. ”Jelas kami menjadi repot dan dirugikan. Padahal kami beli air tersebut ke pengelola Bengawan Solo,” terangnya.

Ali mengaku, selama ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Namun kondisi tersebut terus saja terjadi. Dia juga tidak ingin ada komplain dari pelanggan atas kondisi air tersebut. ”Kalau soal butek (keruh) tidak jadi malasah bagi kami. Sebab, sudah kami olah terlebih dahulu menjadi jernih. Tapi kalau pencemaran kami khawatir,” jelasnya.

Ali berharap, pencemaran bisa teratasi dan tidak terulang kembali. Jadi, tidak ada lagi gangguan atau komplain dari pelanggan PDAM.

Dari informasi yang Jawa Pos Radar Kudus dapatkan, hampir 80 persen penyumbang pencemaran terbesar itu, berasal dari limbah domestik rumah tangga dan limbah industri kecil. Sedangkan 20 persen pencemaran lain, disumbang dari pencemaran limbah industri berskala besar.

Untuk mengatasi hal itu, dibutuhkan keseriusan dari masing-masing kepala daerah. Sebab, Bengawan Solo mengali dari Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Solo, dan Kabupaten Blora.

Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Panjangnya lebih dari 500 km. Sungai ini melintasi di dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Air dari bengawan itu, digunakan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat dan sumber air baku PDAM.
 

GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2958
mod_vvisit_counterKemarin4173
mod_vvisit_counterMinggu ini11683
mod_vvisit_counterMinggu lalu33536
mod_vvisit_counterBulan ini80890
mod_vvisit_counterBulan lalu139702
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung3833599

Pengunjung Online : 72
IP anda : 54.81.110.114
,
2017-10-18 14:42