DPRD Konsultasikan Pengelolaan SPAM di Bangka Tengah
Mengingat banyaknya fasilitas infrastruktur SPAM pedesaan di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) yang mangkrak, Komisi III DPRD Bangka Tengah melakukan kunjungan ke kantor Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan air Minum (BPPSPAM) pada Selasa (13/6). Kunjungan diterima oleh Plt. Anggota BPPSPAM Ir. Setio Djuwono dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum BPPSPAM,  Heri Supriyanta S.sos.MM, mewakili Kepala Sekretariat BPPSPAM serta staf bagian dukungan teknis BPPSPAM.
Wakil Ketua DPRD Bangka Tengah, Syamsu Hairul menyampaikan bahwa pada tahun 2014, Pemerintah Daerah Bangka Tengah banyak melakukan pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Namun sayangnya hampir 60 persen infrastruktur yang telah dibangun tidak dapat dimanfaatkan untuk mensuplai kebutuhan air masyarakat. Selain itu, PDAM kinerja PDAM Bateng juga masih sakit sehingga Syamsu berharap, BPPSPAM dapat memberikan informasi mengenai tata cara pengelolaan SPAM yang dilakukan PDAM dan juga SPAM berbasis masyarakat yang ada di Kabupaten Bateng. 

Setio Djuwono menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016, tugas BPPSPAM adalah membantu Pemerintah Pusat (Pemerintah) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan penyelenggaraan sistem penyediaan air minum (SPAM) yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara dan/atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD) penyelenggara SPAM yang dalam hal ini adalah PDAM. Pada tahun 2016, BPPSPAM telah melakukan evaluasi 371 PDAM dan didapatkan hasil ada 198 PDAM sehat (53%), 108 PDAM kurang sehat (29%) dan 65 PDAM sakit (18%).

Disampaikan bahwa kondisi PDAM Bateng pada tahun 2016 dalam kondisi sakit karena memiliki beban operasional yang lebih besar daripada pendapatannya. Dan meskipun jumlah pelanggannya selalu mengalami kenaikan setiap tahun namun jumlah konsumsi air bakunya sedikit sehingga bisa dianalisa jumlah jam operasinya masih pendek. 

BPPSPAM berkomitmen akan mendampingi untuk melakukan penyehatan PDAM Kota Bateng. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melakukan penyehatan antara lain melakukan efektifitas biaya produksi dan melakukan investasi yang langsung dapat berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan, misalnya digitalisasi pengukuran water meter yang dapat menekan tingkat kehilangan air. Selain itu PDAM juga harus meningkatkan kapasitas SDMnya dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan air minum. 
Mengenai pengelolaan penyediaan air minum melalui PAMSIMAS, BPPSPAM menyarankan agar DPRD menyarankan pemerintah kabupaten melakukan pelatihan kepada operator PAMSIMAS yang ada di desa-desa sehingga infrastruktur yang sudaj dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik.
 
 

GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1970
mod_vvisit_counterKemarin5027
mod_vvisit_counterMinggu ini16314
mod_vvisit_counterMinggu lalu32344
mod_vvisit_counterBulan ini64347
mod_vvisit_counterBulan lalu142297
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung4101288

Pengunjung Online : 60
IP anda : 54.227.126.69
,
2017-12-14 11:46