Investasi

 



  






 

Menteri Keuangan Serahkan Surat Dukungan Pemerintah Terkait Pembiayaan SPAM Umbulan kepada Gubernur Jawa Timur
altMenteri Keuangan Bambang PS. Brodjonegoro secara simbolis menyerahkan surat dukungan pemerintah terkait pembiayaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Penyerahan dilakukan saat investor gathering dan pameran investasi Kementerian Keuangan yang diselenggarakan di Gedung Dhanapala, Senin (7/12/2015). 
Dukungan kelayakan dari Kementerian Keuangan ini melalui penerbitan Surat Persetujuan Viabilty Gap Fund (VGF) SPAM Umbulan sebesar maksimal Rp 823,7 milyar melalui surat No. S-759/MK.08/2015 perihal Surat Persetujuan Besaran Dukungan Kelayakan tertanggal 29 September 2015.

Dalam kata sambutannya Bambang menjelaskan proyek dengan kapasitas 4000 liter per detik meliputi pekerjaan desain, kontruksi, operasi dan pemeliharaan serta pembiayaan. Untuk nilai proyek SPAM Umbulan ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 1,808 triliun. Menurutnya pembiayaan proyek tersebut akan dibiayai oleh ekuitas badan usaha yang dibentuk oleh konsorsium yang ditetapkan sebagai pemenang lelang, pinjaman bank dan dukungan kelayakan. Terkait lama pengerjaan proyek yang menggunakan skema BOT (Built Operate Transfer) ini menurut Bambang diselesaikan dalam kurun waktu 24 bulan. Sedangkan masa kerja sama selama 25 tahun sejak tanggal beroperasi komersial. 

Soekarwo menambahkan bila proyek ini berjalan maka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Timur. Dijelaskannya proyek tersebut merupakan proyek yang sudah direncanakan sejak tahun 1975 dan Agustus 2015 dibicarakan kembali dan sudah dilakukan langkah-langkah seperti yang dilakukan saat ini. “Pertimbangan kehati-hatian dan perjuangan untuk harga air minum per meter kubik agar terjangkau masyarakat,” ungkapnya. Dengan diterbitkannya surat persetujuan VGF ini menurutnya dapat meringankan masyarakat dimana tarif air minum di pelanggan yang tadinya Rp 6.700 per meter kubik menjadi Rp 3.300 per meter kubik. Sementara di PDAM yang tadinya Rp 3.356 per meter kubik menjadi Rp 2.444 per meter kubik. 

altMenteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam kata sambutan yang dibacakan oleh Tamin.M.Zakaria Amin menyatakan SPAM Umbulan merupakan proyek penyediaan air minum yang mendapatkan skala prioritas tertinggi secara nasional dan sangat strategis karena mencakup pelayanan air minum di lima kota maupun kabupaten yaitu Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik. SPAM Umbulan direncanakan untuk menambah kapasitas suplai air minum bagi sekitar 320.000 pelanggan atau 1,6 juta penduduk di lima wilayah pelayanan tersebut.

Agar proyek KPBU SPAM Umbulan ini dapat layak secara finansial maka dibutuhkan adanya dukungan dari Pemerintah. Sehubungan dengan dukungan tersebut Kementerian PUPR menurutnya telah menerbitkan surat dukungan kepada Gubernur Jawa Timur melalui surat No.PR.01.03-Mn/897 tanggal 11 September 2015. 

Dukungan Kementerian PUPR tersebut ada 4 hal yakni pertama, pembiayaan dan Pembangunan pipa dari titik offtake sampai ke distribusi utama. Kedua, pembiayaan dan pembangunan fasilitas Instalasi Pengolahan Air dari Kali Rejoso dengan kapasitas 300 liter per detik. Ketiga, penempatan pipa pada jalan tol yang dilalui, antara lain, ruas Pasuruan-Gempol, Gempol-Pandaan, Surabaya-Gempol, Surabaya-Mojokerto, dan Surabaya-Gresik. Keempat, pengurangan biaya sewa lahan di jalan tol agar proyek SPAM Umbulan layak secara finansial.   

“Dengan adanya komitmen dan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah terhadap proyek KPBU SPAM Umbulan ini maka diharapkan agar proyek SPAM Umbulan dapat segera berjalan dan dapat melayani masyarakat pada tahun 2019,” ucapnya. Dukungan pemerintah tersebut menurut Tamin dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk tidak khawatir melakukan kerja sama dengan Badan Usaha untuk pengembangan SPAM. Selain itu ditegaskannya kepala daerah juga tidak perlu khawatir untuk menjadi PJPK atau Penanggung Jawab Proyek Kerja sama. 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Sofyan Djalil yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan proyek air minum merupakan salah satu proyek yang terus berjalan. Ia berharap proyek terkait sektor air minum dapat mensejahterakan masyarakat. Sementara itu saat memberikan kata sambutannya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan membaik dengan terus dilakukan pembangunan infrakstruktur. Hen/Irn
 
 

GIS BPPSPAM

Idul Fitri 1 Syawal 1438 H

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2218
mod_vvisit_counterKemarin3971
mod_vvisit_counterMinggu ini24006
mod_vvisit_counterMinggu lalu30742
mod_vvisit_counterBulan ini78589
mod_vvisit_counterBulan lalu92825
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung3321287

Pengunjung Online : 53
IP anda : 54.82.164.182
,
2017-06-24 12:09